CEGAH OSTEOPOROSIS DENGAN MAKANAN


Makanan yang kita makan setiap hari dapat berfungsi untuk menjaga tulang tetap kuat seiring bertambahnya usia dan bahkan beberapa dapat membantu menggantikan massa tulang yang hilang. Jika anda seorang wanita, anda memiliki resiko besar mengalami osteopororis. Terlebih setelah menopouse, penurunan estrogen dapat menyebabkan wanita mulai kehilangan tulang rata-rata 3 persen per tahun bahkan 89 persen wanita yang berusia diatas 75 memiliki tingkat kehilangan tulang yang serius. Usaha pencegahan dan pengobatan dapat dilakukan dengan terafi hormon namun selain itu jika anda memilih untuk mengkonsumsi estrogen, anda dapat melakukannya dengan mengikuti perubahan dalam pola makan berikut ini: Banyak konsumsi kalsiumTubuh membutuhkan kalsium untuk membantuk tulang. Seluruh orang dewasa dibawah umur 50 tahun sebaiknya mengkonsumsi 1000 miligram kalsium setiap hari dan diatas usia 50 dianjurkan 1200 mg. Cara termudah mendapatkan kalsium dalam pola makan adalah dengan mengkonsumsi lebih banyak produk yang terbuat dari susu. Sebaliknya jika anda kurang mendapatkan kalsium dari makanan, cobalah mengkonsumsi suplemen kalsium 300 mg per hari. Mendapat cukup vitamin DSelain kalsium, untuk perbentukan tulang tubuh juga membutuhkan vitamin D. Salah satu sumber vitamin D adalah sinar matahari. 10 hingga 15 menit, tiga kali seminggu berjemur di sinar matahari memungkinkan tubuh mendapat cukup vitamin D. Selain itu Vitamin D juga dapat diperoleh dari makanan seperti susu dan sereal tentunya selain suplemen. Orang dewasa dibawah usia 50 tahun dianjurkan mendapat 200 mg per hari. Jangan mengkonsumsi terlalu banyak dagingTerlalu banyak mengkonsumsi daging dapat mengganggu penyerapan kalsium oleh tubuh. Porsi daging setiap hari dianjurkan 6 ons setiap hari dan sebagai tambahan lebih baik untuk menambah porsi konsumsi susu untuk memastikan anda memperoleh cukup kalsium. Konsumsi banyak kedelaiMakanan yang mengandung banyak kedelai dapat membantu mencegah kehilangan tulang dan bahkan membantu anda membentuk tulang setelah menopuse. Walaupun tempe, salah satu makan yang terbuat dari kedelai mengandung kalsium, para peneliti mensinyalir tempe mengandung phytoestrogen yang disebut genistein. Genisten diduga dapat merangsang pertumbuhan sel penyebab kanker payudara. Dalam sebuah penelitian, seorang wanita menopouse yang makan 40 gram protein dari kedelai setiap hari selama enam bulan mengalami peningkatan massa tulang 2 persen. sumber (Ya2n/Horizon.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: